5 Faktor Utama Terkena Penyakit Kadas Kurap

5 Faktor Utama Terkena Penyakit Kadas Kurap

Anda tentu sering mendengar istilah ‘kadas’ dan ‘Kadas kurap’. Ya, seringkali istilah ini hadir di iklan kesehatan dan seringkali digabungkan dengan jenis penyakit kulit lain, contohnya kutu air.

5 Faktor Utama Terkena Penyakit Kadas Kurap

Kadas dan Kadas kurap ialah penyakit kulit yang sejenis, tetapi seringkali orang menyebutnya dengan istilah ‘Kadas kurap’ saja. Namun, apakah kita sudah memahami lebih dalam mengenai penyakit tersebut? Jika belum, simak penjelasannya inilah ini:

5 Faktor Utama Terkena Penyakit Kadas Kurap
5 Faktor Utama Terkena Penyakit Kadas Kurap

Kadas kurap ialah salah satu jenis penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur dermatofit di mana jamur itu hidup dari jaringan mati di sejumlah bagian tubuh kita dan bisa berkembang di wilayah yang hangat dan lembab.

Kadas kurap disebut pun dengan istilah ringworm sebab Kadas kurap akan menyusun luka melingkar pada kulit yang bentuknya serupa cincin. Namun, tidak terdapat cacing pada penyakit ini. Luka itu berwarna merah, bersisik, gatal, terkadang melepuh, menerbitkan cairan, dan lama-kelamaan luka itu dapat meluas.

Kadas kurap tidak melulu menyerang unsur badan saja (tinea corporis), tetapi dapat menyerang unsur tubuh lainnya, seperti:

Kulit kepala

Jenis Kadas kurap ini dapat memprovokasi siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kulit kepala yang terpapar Kadas kurap seringkali tidak ditumbuhi bulu dan berbentuk bulat, laksana ada tambalan pada kepala.

Kaki

Bila Anda merasakan infeksi jamur pada kaki, barangkali hal ini akan mengakibatkan peradangan pada jaringan di kaki, khususnya di wilayah antara jari kaki keempat dan kelima. Kulit Anda bakal memerah, gatal, dan terasa terbakar.

Selangkangan

Jenis Kadas kurap ini lebih tidak sedikit dialami oleh kaum pria. Hal ini diakibatkan karena Anda tidak sedikit mengeluarkan keringat dan kulit selangkangan kita sering merasakan gesekan saat memakai pakaian ketat. Akibatnya, kulit selangkangan menjadi berwarna cokelat kemerahan dan bisa meluas ke lipatan pangkal paha ke bawah atau bahkan ke kedua paha.

Janggut

Jenis Kadas kurap ini bakal Anda alami pada unsur janggut yang seringkali ditumbuhi oleh rambut yang dinamakan jenggot. Apabila Anda merasakan Kadas kurap janggut, rambut-rambut yang tumbuh bakal rontok dan kulit merasakan pembengkakan dan pengerasan.

Wajah

Bentuk Kadas kurap yang timbul pada wajah seringkali tidak berbentuk cincin, melainkan melulu membentuk luka merah, bersisik, dan garis luar dari luka tidak beraturan.

Tangan

Ini adalahpendamping umum dari Kadas kurap kaki (tinea pedis). Bila Anda merasakan Kadas kurap pada tangan dan kaki, urusan ini dinamakan dengan istilah tinea manuum. Biasanya, jamur bakal menginfeksi unsur telapak tangan dan ruang-ruang antara jari-jari Anda. Akibatnya, kulit Anda merasakan penebalan (hiperkeratosis).

Kuku

Jika kita sering memakai kuku palsu, berhati-hatilah. Sebab, kuku palsu bisa menjadi perantara jamur untuk memunculkan Kadas kurap pada kuku. Apabila kita mengenakan kuku palsu, air bisa terkumpul di bawah kuku palsu itu sehingga membuat area yang lembab dan memungkinkan jamur guna tumbuh. Hal ini akan mengakibatkan kuku Anda merasakan penebalan, buram, menguning, dan rapuh.

Siapapun dapat merasakan penyakit ini, tetapi ada sejumlah faktor yang dapat menambah risiko Anda merasakan Kadas kurap:

  • Kulit mengeluarkan tidak sedikit keringat
  • Sering memakai pakaian ketat
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Sering berbagi barang (pakaian, selimut, handuk, dll) dengan orang yang sudah terinfeksi jamur
  • Tinggal di lokasi yang lembab
  • Melakukan kegiatan yang melibatkan kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi virus
  • Gejala

Tanda-tanda dari Kadas kurap, antara lain:

Ada luka merah pada kulit yang bentuknya melingkar serupa cincin. Lingkaran merah itu adalahkulit yang meradang, sementara kulit unsur tengah terlihat sehat laksana biasanya

Kulit bersisik dan terasa gatal

Penyebab

Seperti yang telah diterangkan sebelumnya bahwa Kadas kurap timbul dampak adanya infeksi jamur dermatofit yang tumbuh dan berkembang di wilayah yang lembab. Di samping itu, bilamana kulit kita memang telah bersih, kita masih dapat mengalami penyakit ini, karena infeksi jamur ini bisa menyebar, misalnya:

Manusia ke manusia

Kadas kurap bisa menyebar bila Anda mengerjakan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi jamur dermatofit, misalnya saat Anda mengerjakan kontak kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.

Hewan ke manusia

Kadas kurap adalahsalah satu jenis penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang bisa menular dari fauna ke manusia. Kucing ialah salah satu fauna yang sangat sering merasakan Kadas kurap. Jika kita menyentuhnya, dapat saja kita terinfeksi dan merasakan Kadas kurap.

Objek ke manusia

Ketika kita menyentuh dagangan yang telah disentuh oleh orang yang merasakan Kadas kurap, Anda bisa terinfeksi virus tersebut.

Tanah ke manusia

Kasus ini jarang terjadi, tetapi memang tanah bisa menjadi perantara penyebaran virus penyebab Kadas kurap. Hal ini bisa terjadi saat Anda menyentuh tanah dalam kurun masa-masa yang lama.

Pengobatan

Untuk dapat memahami apakah Anda merasakan Kadas kurap atau tidak, seringkali dokter akan memungut sampel dari kulit kita dengan memakai kerokan kulit dan lantas diuji di bawah mikroskop. Jenis pengecekan ini dinamakan dengan istilah DUNIABETTING188 (KOH) tes kalium.

Jika hasil tes mengindikasikan adanya infeksi jamur pada kulit kita berarti kita positif merasakan Kadas kurap. Ada dua tingkatan Kadas kurap, yakni Kadas kurap enteng dan berat. Bila Kadas kurap masih termasuk ringan, Anda lumayan mengoleskan obat topikal (lotion, krim, atau salep) antijamur, laksana klotrimazol (Lotrimin AF), miconazole (Micatin, Micaderm), terbinafine (Lamisil AT), dan tolnaftate (Tinactin). Namun, bila Kadas kurap Anda telah parah, seringkali obat antijamur itu tidak bisa menyembuhkan luka. Sehingga, dokter akan menyerahkan obat topikal lain, laksana butenafine (Mentax), ciclopirox (Loprox), ekonazol, klotrimazol (Mycelex), dan terbinafine (Lamisil). Di samping itu, dokter barangkali akan menyerahkan obat oral (pil), laksana griseofulvin (Grifulvin V), itrakonazol (Sporanox), flukonazol (Diflucan), dan terbinafine (Lamisil) guna mempercepat penyembuhan.

Ketika kita akan memakai obat oral, Anda mesti membasuh luka terlebih dahulu lantas dikeringkan. Setelah itu, barulah kita mengoleskan krim itu sekali atau dua kali sehari selama tidak cukup lebih dua minggu. kita dapat merealisasikan krim itu satu inci mendahului tepian luka supaya penyembuhan dapat menyerahkan efek yang lebih baik. Sedangkan, guna obat oral, Anda barangkali akan mengalami sejumlah jenis efek samping, seperti merasakan gangguan pencernaan, ruam, faedah hati abnormal, efektivitas warfarin berubah, dan keterampilan pembekuan darah berkurang.

Memang seluruh penyakit susah untuk dicegah, tergolong penyakit ini. Namun, kita dapat meminimalisir risiko terpapar dan tertular Kadas kurap dengan melakukan sejumlah hal laksana berikut:

Selalu mengawal kebersihan

Anda disarankan untuk sering membasuh tangan untuk menghindari penyebaran infeksi.

Jangan berbagi barang pribadi

Hentikan kelaziman berbagi barang dengan orang lain, contohnya berbagi pemakaian pakaian, handuk, sisir, atau barang individu lainnya. Sebab, urusan ini dapat menolong penyebaran infeksi virus penyebab Kadas kurap.

Jaga situasi tubuh

Jangan mengenakan pakaian ketat yang dapat menciptakan tubuh kita terasa panas dan dapat menerbitkan keringat. Hal ini dapat menciptakan kulit kita terasa lembab. Jaga tubuh Anda supaya tidak terlalu tidak sedikit mengeluarkan keringat.

Hindari kontak dengan orang atau bahkan fauna yang sudah terinfeksi dengan virus penyebab Kadas kurap. Semoga artikel ini bermanfaat sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *